Ads Top

Ie Bu Peudah; Kuliner Khas Aceh di Bulan Ramadhan



Ie bu peudah merupakan salah satu makanan khas Aceh yang hanya ditemukan saat bulan suci Ramadhan. Makanan ini biasa dijumpai di kawasan Aceh Besar.

Ie bu peudah sejenis bubur yang diracik dari beras dan berbagai rempah-rempah yang telah ditumbuk, kemudian dimasak dalam belanga yang besar.

Proses memasak ie bu peudah memakan waktu hingga 2-3 jam. Biasanya ie bu peudah dimasak usai salat Zuhur dan dibagikan kepada masyarakat setelah Ashar secara gratis.

Memasak ie bu peudah tidak dilakukan sendirian, biasanya ada beberapa pemuda atau bahkan pria dewasa memasak secara bersama-sama makanan tersebut di belanga yang telah disediakan di dekat meunasah (surau) kampung tersebut.

Selain proses memasak yang membutuhkan waktu, ternyata proses pengumpulan bahan-bahan ie bu peudah juga menghabiskan waktu yang lumayan lama.Bahkan, bisa berhari-hari dan berminggu-minggu.

Rempah-rempah untuk meracik ie bu peudah biasanya didapatkan di kawasan pegunungan. Katanya, ada 44 jenis tumbuh-tumbuhan untuk meracik ie bu peudah.

Nah ie bu peudah dipercaya mengandung khasiat, bisa untuk memghangatkan tubuh atau bahkan untuk menyembuhkan penyakit lainnya.

 

Memasak ie bu peudah di bulan Ramadhan sudah menjadi tradisi masyarakat sekitar dan masih ada hingga sekarang. Mulai dari proses pengumpulan bahan pembuatannya, hingga memasak secara bersama-sama membuat hubungan antar warga sekitar menjadi lebih akrab.

Konon lagi katanya, pengumpulan rempah-rempah untuk meracik ie bu peudah dilakukan oleh kaum pria, kemudian rempah-rempah tersebut dijemur dan ditumbuk oleh kaum wanita, dan setelah ie bu peudah sudah dimasak yang mencicipinya duluan adalah anak-anak. Maksudnya, anak-anak yang masih belum berpuasa, kemudian diminta mencicipi apakah takaran bumbu yang dimasukkan sudah cukup atau belum.

Bagi anda yang terbiasa menyantap ie bu peudah setiap Ramadhan, akan terasa kurang jika pada bulan puasa kali ini tidak bisa menyantapnya.

No comments:

Powered by Blogger.