Ads Top

Berita Hoax Seputar Om Telolet Om yang Tersebar di Dunia Maya


Fenomena om telolet om memang cukup menggelitik, pasalnya kata-kata yang sebenarnya diutarakan oleh anak-anak di pulau Jawa saat memanggil bus itu menjadi booming di dunia maya.

Tidak hanya di Indonesia, namun om telolet juga menyebar begitu menyebar begitu cepat dan ditirukan oleh orang-orang di berbagai negara.

Namun sangat disayangkan, seiring dengan boomingnya kalimat tersebut, sebagian orang yang entah menggunakan referensi apa, berani berspekulasi yang tidak sedap mengenai kalimat tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, kesimpulan hoak tersebut bahkan tersiar begitu cepat di dunia maya dan dibagikan oleh para oknum yang sudah tertipu dengan penjelasan si pembuat berita itu.

Berikut kalimat yang tersiar di dunia maya terkait dengan kalimat om telolet om:

Om berasal dari bahasa Bali kuno yang berati Tuhan, telolet Adalah bahasa Swahili yang berarti Yahweh .

Om telolet om Maka kalian sedang menyebut Yahweh tuhan orang Yahudi.
Sebarkan pesan ini, Jangan berhenti di Kamu! Kalian sedang di yahudinisasi!!!

Penting dan sebarkan buat kalian!!!

Kalimat om telolet om tersiar akibat ulah anak-anak yang memanggil bus yang lewat di jalanan agar si supir menekan klakson yang bunyinya terbilang jenaka.

Pertanyaannya jika merujuk kepada pernyataan di atas, kira-kira saat mengatakan om telolet om, apakah anak-anak itu menggunakan bahasa India yang artinya tuhan? Tentu tidak, om merupakan panggilan akrab dalam bahasa Indonesia untuk orang yang lebih tua selain kakak.

Begitu juga dengan telolet, apakah kira-kira anak tersebut saat mengucapkan tolelot, anak-anak tersebut sedang berbicara dengan bahasa Swahili yang berarti Yahweh? Tentu tidak, tolelot adalah sebutan anak-anak di daerah itu untuk suara klakson bus yang terbilang unik.

Dan sangat unik jika ada orang yang berbicara dengan dua bahasa dalam menuturkan satu kalimat yang hanya terdiri dari 3 kata.

Jadi kesimpulannya, spekulasi tentang om telolet om yang disebarkan oleh sebagian orang tersebut sangat lemah dan tidak berdasarkan landasan apapun.

Baca juga: Om TeloletOm Gelitik Presiden Jokowi
Diberdayakan oleh Blogger.