Ads Top

Pulo Aceh Surga yang Tidak Terlupakan Lagi





Pulo Aceh satu tempat yang pernah aku jelajahi bersama-sama kawan-kawan AsHaF tempo hari untuk mencari inspirasi karena penatnya kota Banda Aceh dan segala aktivitas kampus dan organisasi, maklum kami adalah mahasiswa dan juga aktivis di beberapa organisasi mahasiswa baik kampus maupun non-kampus

Dulu, orang menyebut Pulo Aceh dengan surga yang terlupakan, mungkin karena sarana dan prasarana Pulo Aceh yang tidak memadai, listrik hanya menyala beberapa jam disana beberapa tahun lalu, tapi sekarang Pulo Aceh tidak lagi sama





Setelah pulang dari Pulo Aceh aku merasa telah meninggalkan bagian dari diriku di pulau itu, aku ingin kembali dan mengambil kembali diriku yang tertinggal disana-Ketenangan

Tak ada tempat setenang itu, lautannya yang teduh, perbukitannya yang rimbun, semilir angin yang berhembus, membuatku ingin sekali lagi kesana menjemput keindahan yang tertinggal di pulau itu

Kenangan mencari Subang Gadeng bersama Azhari tempo hari belum lekang di ingatanku, kegigihannya, senyuman manisnya yang tak pernah pudar ketika ia bersosialisasi membuat kenangan itu semakin indah, tidak hanya dia, seluruh penduduk pulau itu juga sangat ramah tamah, membuat pulau itu semakin sempurna.

Sarana dan prasarana pulau itu sudah semakin berkembang dari tahun-tahun sebelumnya, lampu tidak lagi sering mati disana, Pulo Aceh sudah punya pembangkit listrik sendiri

Namun, belum banyak orang yang berkunjung kesana, mungkin karena isu Pulo Aceh sebagai surga yang terlupakan telah berkembang

 Aku pernah berandai " andai saja ada jalan aspal menuju Pulo Aceh, pasti setiap harinya orang ramai kesana"

Percaya atau tidak, aku berani menjamin, tak ada orang yang tidak terpukau melihat keindahan Pulo Aceh- Surga yang tak akan terlupakan lagi





No comments:

Powered by Blogger.